Thursday, 23 October 2014

Terbentuknya Organisasi Kehidupan

Terbentuknya Organisasi Kehidupan (01/06). Dalam ruang kehidupan, setiap struktur kehidupan terbagi menjadi organisasi-organisasi yang memiliki tingkatan kehidupan dengan ciri khas dan keunikannya masing-masing, yang menjadi pembeda dengan yang lainnya. Tingkatan kehidupan ini disebut sebagai organisasi kehidupan, yang merupakan suatu hubungan antar anggota penyusun kehidupan dalam proses menjalankan fungsi dan perannya dalam usaha untuk menopang keberlangsungan kehidupan.

Tingkatan organisasi kehidupan dimulai dari tingkatan yang paling rendah hingga ke tingkatan kehidupan yang lebih tinggi. Seperti organisasi kehidupan pada suatu jenis makhluk hidup yang dimulai dari organisasi kehidupan berupa molekul, sel, jaringan, organ, sistem organ, individual dan populasi. Selain itu, kehidupan di dunia ini juga terdiri dari makhluk hidup dengan organisasi kehidupan yang sederhana hingga makhluk hidup dengan organisasi kehidupan yang sangat komplek dan lengkap.

 

Organisasi kehidupan yang pertama adalah organisasi kehidupan tingkat molekul. Kehidupan tingkat molekul terbentuk dari perkumpulan atom-atom dalam jumlah banyak yang saling terikat dan struktur yang kemudian akan menjadi komponen molekul penyusun sel. Salah satu contoh organisasi kehidupan tingkal molekul ada membrane plasma yang berfungsi menjalankan fungsi untuk memisahkan sebuah sel dengan lingkungan sekitar yang mengelilinginya.

 Organisasi Kehidupan

Setelah mencapai tingkat molekul, organisasi kehidupan akan mencapai tingkat sel, baik yang bersifat satu sel ataupu banyak sel. Sel itu sendiri adalah bagian terkecil dari sebuah makhluk hidup yang memiliki fungsi untuk melangsungkan kehidupan yang didukung oleh fungsi dari organ-organ, dimana aktivitasnya diatur inti sel/nukleus. Contoh tingkat sel organ adalah ribosom, endoplasmua, vakuola dan badan golgi.

 

Organisasi tingkat kehidupan selanjutnya adalah tingkat jaringan. Organisasi kehidupan tingkat sel ada kumpulan dari sejumlah sel-sel yang memiliki kesamaan dalam susunan, bentuk dan peran fungsinya yang saling berhubungan untuk menjalankan tugasnya sebagai jaringan. Dalam suatu tubuh makhluk hidup ada begitu banyak susunan jaringan yang berperan penting bagi tubuh, seperti jaringan saraf  yang berperan untuk menyampaikan rangsangan menuju otak lalu memberikan respon balik dan jaringan otot yang membentuk tubuh,

 

Ketika sekumpulan jaringan menjadi satu, maka akan terbentuk organ-organ yang merupakan organisasi hidup dengan tingkatan lebih tinggi. Berbeda dengan jaringan yang terdiri dari sejumlah sel yang memiliki kesamaan, organ adalah sekumpulan beberapa jaringan yang berbeda yang menjadi satu untuk melakukan satu fungsi yang sama. Contoh organ-organ yang ada di dalam tubuh makhluk hidup antara lain kulit, jantung, ginjal, paru-paru, mata. Ketika organ-oragn ini berkumpul menjadi satu menjalankan fungsinya, ketika itulah kumpulan ini disebut sebagai sistem organ dengan peran dan fungsinya yang lebih kompleks. Seperti sistem pencernaan, sistem pernafasan dan sistem peredaran darah.

Dan ketika organisasi kehidupan telah mencapai tingkatan sistem organ, maka tingkatan selanjutnyalah akan terbentuk individu yang terdiri dari kumpulan berbagai sistem organ penyokong kehidupan. Kumpulan sistem organ ini membentuk suatu individu yang sudah mampu menjalankan dan melaksanan proses kehidupan dengan baik. Individu inilah yang ketika berkumpul dalam jumlah banyak selanjutnya akan membentuk populasi, baik itu populasi manusia, populasi hewan ataupun populasi tumbuhan.

Anda baru saja membaca Terbentuknya Organisasi Kehidupan.

Related Posts to "Terbentuknya Organisasi Kehidupan"