Friday, 24 October 2014

Teori Pembelajaran : Humanistic, Kognitif

Teori Pembelajaran (28/05). Proses belajar adalah suatu proses bertahap manusia untuk mengalami perubahan perilaku sebagai akibat dari interaksi antar individu yang terjadi dalam lingkungan keluarga, masyarakat bahkan hingga berbangsa dan bernegara. Dari proses pembelajaran, terdapat kecenderungan perubahan perilaku, pola pikir dan ilmu pengetahuan yang dimiliki oleh seseorang. Dalam proses pembelajaran, terdapat teori pembelajaran yang merupakan pedoman yang bersifat preskriptif untuk mendapatkan proses pembelajaran yang maksimal.
Pada proses pembelajaran berdasarkan teori pembelajaran tersebut, perubahan perilaku yang ada dapat diamati secara langsung adalah berupa penampilan dan perubahan perilaku yang tidak dapat diamati berupa kemampuan seorang individu untuk bertindak terhadap sesuatu hal dan menjelaskannya. Proses pembelajaran adalah sesuatu hal yang sangat komplit karena melibatkan berbagai pola pikir dan perbuatan atau tingkah laku yang memiliki peranan penting dalam kelangsungan proses pembelajaran tersebut. Teori pembelajaran yang ada terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu teori pembelajaran humanistik, teori pembelajaran tingkah laku, teori pembelajaran kognitif dan teori pembelajaran sosial.
 Teori Pembelajaran
Masing-masing teori pembelajaran ini memiliki fungsi dan peranan masing-masing dalam berlangsungnya proses pembelajaran yang terjadi. Teori pembelajaran humanistic menitikberatkan pada proses pembelajaran pada peran pendidik sebagai fasilitator sebagai seorang manusia untuk memberikan pembelajaran kepada para peserta didiknya. Teori pembelajaran ini menjelaskan bahwa proses pembelajaran adalah salah satu cara untuk membentuk kepribadian manusia dalam lingkungannya untuk menjadi individu yang kooperatif. Dimana diharapkan dapat mengembangkan potensi yang dimilikinya untuk mengembangkan diri demi mencapai tujuan hidupnya.
Teori pembelajaran tingkah laku adalah salah satu teori pembelajaran yang menitikberatkan tingkah laku individu sebagai hasil dari interaksi yang terjadi. Hasil ini berupa perubahan tingkah laku yang menuju arah positif dan baru. Lalu adapula teori pembelajaran kognitif yang menitikberatkan pada kemampuan kognitif seorang individu melalui suatu proses pembelajaran. Kemampuan kognitif ini mencakup proses pendidikan berupa kegiatan langsung dan peran langsung seorang individu dalam suatu kejadian. Lalu teori pembelajaran yang terakhir adalah teori pembelajaran sosial.
Teori pembelajaran ini memiliki hubungan yang sangat erat dengan perilaku sebagai proses penguatan dan memiliki kemungkinan untuk mengalami pengulangan. Dalam teori pembelajaran ini juga berlaku proses pemberian hukuman sebagai akibat dari perilaku yang bernilai negatif dan tidak sesuai denga keharusannya. Teori-teori pembelajaran ini telah banyak digunakan oleh pendidik dalam dunia pendidikan, khususnya dalam proses pembelajaran kepada peserta didiknya.
Karena dari proses pembelajaran akan didapatkan pengetahuan yang bukan saja berupa fakta atau informasi semata, melainkan sesuatu yang dapat digunakan dalam kehidupan nyata. Teori pembelajaran juga diharapkan dapat menjadi alat bantu untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang timbul dalam proses pembelajaran, sehingga hasil dari proses pembelajaran tersebut dapat langsung di aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Anda sedang membaca “Teori Pembelajaran : Humanistic, Kognitif”

Related Posts to "Teori Pembelajaran : Humanistic, Kognitif"