Friday, 29 August 2014

Undang Undang Perbankan



Undang-undang perbankan adalah undang undang yang regulasikan oleh pemerintah yang mencakup hukum dan peraturan dalam menjalankan kegiatan perbankan. Undang-undang perbankan dibuat untuk mengawasi jalannya kegiatan perbankan sekaligus melindungi hak nasabahnya.
Karena kegiatan perbankan yang begitu besar peranannya dalam ekonomi, maka hingga saat ini, telah banyak badan-badan perbankan internasional dibentuk. Salah satu di antaranya adalah Bank for International Settlements (BIS). Misi dari BIS adalah untuk menyediakan dan membantu tujuan bank-bank sentral di setiap negara untuk mencapai kestabilan moneter dan finansial, untuk memelihara kerjasama internasional di area tersebut dan berperan sebagai bank untuk bank-bank sentral di setiap negara.
Secara garis besar, tujuan BIS adalah sebagai berikut:
  • Mempromosikan diskusi dan memfasilitasi kolaborasi antar bank sentral;
  • Mendukung dialog dengan pihak terkait yang bertanggung jawab untuk mempromosikan stabilitas finansial;
  • Melakukan penelitian dalam masalah peraturan yang dibuat oleh bank-bank sentral dan bagian terkait dengan finansial lainnya;
  • Bertindak sebagai rekanan bank sentral dalam transaksi finansial mereka; dan
  • Bertindak sebagai agen atau pengawas dalam hubungannya dengan kegiatan operasional finansial internasional.
 
Kantor pusat BIS terletak di Basel, Swiss dan dua kantor perwakilan: di Hong Kong dan di Mexico City. Didirikan pada tanggal 17 Mei 1930, BIS adalah organisasi keuangan internasional tertua di dunia. Karena nasabah BIS merupakan bank-bank sentral dan organisasi internasional, BIS tidak menerima penerimaan maupun pelayanan transaksi keuangan dari perorangan pribadi maupun perusahaan bisnis. Salah satu hal yang menjadi perhatian utama BIS adalah skema penipuan dan cara pencegahannya.
Saat ini BIS mempekerjakan 589 orang staf yang berasal dari 54 negara. Semua staf harus memenuhi persyaratan untuk bertindak sesuai dengan prinsip umum yang tertera dalam kode etik. BIS saat ini memiliki 60 bank sentral sebagai anggota, semua anggota tersebut memiliki suara dalam setiap rapat umum. Rapat umum biasanya membahas masalah keuangan yang terjadi di negara-negara anggota dan para anggota dapat menggunakan suaranya untuk menentukan pendapat.Pada Rapat Umum Tahunan, dasar pengambilan keputusan anggota berpusat pada pembagian deviden dan keuntungan, persetujuan laporan tahunan dan akun pada Bank, pengaturan pembayaran gaji anggota majelis, dan pemilihan auditor eksternal. Rapat Umum Tahunan diselenggarakan pada akhir Juni atau awal Juli.

Anggota-anggota BIS merupakan bank sentral atau perwakilan moneter dari negara-negara berikut: Algeria, Argentina, Australia, Austria, Belgia, Bosnia dan Herzegovina, Brazil, Bulgaria, Kanada, Chili, China, Kolombia, Kroasia, Republik Ceko, Denmark, Estonia, Finlandia, Perancis, Jerman, Yunani, Hong Kong SAR, Hungaria, Islandia, India, Indonesia, Irlandia, Israel, Italia, Jepang, Korea, Latvia, Lithuania, Luxembourg, Macedonia (FYR), Malaysia, Mexico, Belanda, Selandia Baru, Norwegia, Peru, Filipina, Polandia, Portugal, Rumania, Russia, Saudi Arabia, Serbia, Singapura, Slovakia, Slovenia, Afrika Selatan, Spanyol, Swedia, Swiss, Thailand, Turki, United Arab Emirates, Inggris, Amerika, dan Bank Sentral Eropa.
Demikian semoga Undang Undang Perbankan ini berguna.

Related Posts to "Undang Undang Perbankan"

Response on "Undang Undang Perbankan"