Wednesday, 23 July 2014

Bentuk Kepemimpinan Dalam Islam



Kepemimpinan dalam islam (25/03). Kepemimpinan atau bahasa populernya kini leadership dapat diartikan sebagai suatu cara seseorang dalam memimpin sesuatu. Kepemimpinan sendiri berasal dari kata “pimpin” yang berarti mengetuai, memandu atau memandu. Pemimpin dan kepemimpinan itu memang saling terkait namun berbeda pengertian. Pemimpin adalah pelaku kegiatan dalam memimpin sesuatu sedangkan kepemimpinan adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan memimpin baik itu berupa tata cara, gaya memimpin maupun segala bentuk kegiatannya. Kepemimpinan dalam Islam itu memiliki konsep yang berbeda.
Dalam Islam, kepemimpinan dapat dijabarkan dalam beberapa bentuk diantaranya khilafah, imamah, imarah, sultan, mulk dan riasah. Namun dari beberapa bentuk tersebut yang paling sering digunakan adalah khilafah, imarah dan imamah.
1.  Khilafah
Kata Khilafah ini berasal dari bahasa arab khalafa-yakhlifu-khalfun yang memiliki arti pengganti. Pengganti disini berarti orang yan datang menggantikan kedudukan orang sebelumya. Pelaku khilafah ini biasa disebut dengan Khalifah. Orang yang diberi kewenangan untuk bertindak dalam melakukan sesuatu juga bisa disebut khalifah. Dapat diartikan juga bahwa khalifah ini sebagai kepala negara ataupun pemerintahan maupun sultan untuk istilah raja dalam kerajaan Islam. Di dalam Al-quran sendiri Khalifah itu diartikan sebagai wakil Tuhan yang diberi amanah untuk beribadah pada-Nya dan menjaga ciptaan-Nya.
 
2.  Imarah
Asal Kata Imarah adalah amara-ya’muru-amrun  yang berarti memerintah. Pelaku dari Imarah ini disebut dengan Amir. Tak heran banyak orang tua yang memberikan nama putranya dengan kata Amir dengan harapan nantinya anaknya kelak dapat menjadi pemimpin. Didalam Al-Qur’an kata imarah ini sering muncul. Ketika masa abad pertengahan, istilah amir ini muncul dengan pengertian segala sesuatu hal yang ada hubungannya dengan pemerintahan. Pada jaman Imperium Turki, kata amir ini lebih dikenal dengan sebutan miri  atau dalam bahasa turkinya beylik.
3.  Imamah
Bentuk kepemimpinan dalam Islam yang kedua adalah Imamah yang berasal dari kata amma-yaummu-ammun yang berarti sengaja. Imamah berperihal pemimpin. Imamah bisa dibilang yang mendasari terbentuknya kata imam. Imam sendiri diartikan juga sebagai pemimpin. Namun biasanya imam disini hanya tertuju pada pemimpin sholat saja. Berdasarkan surat Al-Furqan ayat 74, imam diartikan sebagai seseorang yang memimpin kaumnya di jalan yang diridhoi Allah. Sedangkan di surat At Taubah ayat 12, Imam disini juga bisa diartikan sebagai seseorang yang memimpin di jalan yang tidak diridhoi Allah.
Didalam Islam sendiri pemimpin dapat dikatakan sebagai pemimpin yang baik apabila pemimpin tersebut dapat memenuhi kriteria di bawah ini:
·     Jenis kelamin Laki-laki
·     Harus Beriman
·     Memiliki Niat yang baik
·     Tidak Mementingkan Jabatan
·     Berpegang teguh pada hukum Allah
·     Memutuskan perkara dengan adil dan bijaksana
·     Tidak Menerima Hadiah sebagai balasan dari kerja
·     Bersikap tegas
Anda baru saja membaca artikel “Bentuk Kepemimpinan Dalam Islam”

Related Posts to "Bentuk Kepemimpinan Dalam Islam"

Response on "Bentuk Kepemimpinan Dalam Islam"